Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views :
Oh Snap!

Please turnoff your ad blocking mode for viewing your site content

ngidam.id

LifeHacks, mewujudkan kehidupan yang lebih baik.

Aplikasi FLO untuk Tol

/
407 Views

Inovasi baru sebagai penerus dari GTO (Gerbang Tol Otomatis) mulai dirintis di wilayah Jabotabek dan Bali. Dengan aplikasi FLO untuk tol, pengemudi bisa lewat gerbang tol tanpa harus tap kartu E-toll (emoney) seperti saat melintas di GTO.

Aplikasi FLO untuk Tol

FLO adalah aplikasi pembayaran tol prabayar berbasis voucher elektronik yang terintegrasi dengan stiker RFID. Aplikasi FLO dapat digunakan oleh Pengguna untuk pembayaran tol di area Jabotabek dan Bali.

Kedepannya, Jasa Marga akan terus mengembangkan akses pembayaran menggunakan FLO ke seluruh jalan tol yang dikelola oleh Jasa Marga.

Bahkan pada akhir tahun 2019 ini ditargetkan ada 200 gerbang tol yang beroperasi dengan FLO.

Apa saja sih layanan FLO?

Bentuk Layanan FLO

Layanan FLO terdiri dari pendaftaran, penambahan saldo (isi ulang) dan pembayaran jalan tol Jasa Marga di area Jabotabek dan Bali.

Saldo yang tersimpan dalam FLO bukan merupakan saldo tabungan sehingga tidak diberikan bunga dan tidak terkategori dana yang dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan.

Untuk saat ini transaksi pembayaran hanya dapat dilakukan di ruas tol Jasa Marga Area Jabotabek dan Bali.

Saldo dan/atau mutasi rekening FLO tercatat dalam sistem khusus sumber dana yang diperuntukan bagi pengelolaan saldo rekening dana pihak ketiga pada umumnya serta tidak termasuk dalam program Penjamin Simpanan berdasarkan Undang-undang Republik Indonesia Nomor 24 tahun 2004, tentang Lembaga Penjamin Simpanan.

Cara Kerja FLO

Setiap mobil yang mengakses jalan tol, nantinya dilengkapi stiker khusus yang didalamnya terdapat chip RFID tag.

Stiker RFID yang ditempel pada kendaraan akan terhubung dengan aplikasi FLO di ponsel pengendara. Sistem RFID dan aplikasi FLO ini merupakan implementasi dari Single Lane Free Flow (SLFF).

Meskipun saat di gerbang tol, kendaraan tidak perlu berhenti total. Namun, pengendara perlu menyesuaikan kecepatan hingga 30KM/Jam saat melintas di gerbang tol.

Selain untuk keselamatan berkendara, hal ini juga diperlukan agar proses identifikasi RFID pada sistem SLFF di gerbang tol, dapat berjalan dengan baik.

Dengan penerapan SLFF yang berhasil, tentunya kemacetan akan sangat berkurang di daerah sekitar gerbang tol. Karena salah satu penyebab kemacetan jalan tol dan sekitarnya, adalah pembayaran kendaraan di gerbang tol.

Facebook Comments

  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Pinterest
  • Reddit
This div height required for enabling the sticky sidebar