Cara Membaca Hasil Cek Desil DTSEN 2026, Ini Arti Desil 1–10

Last Updated on November 3, 2026 by Asep

Mengenal Hasil Cek Desil DTSEN

Masyarakat kini dapat mengetahui posisi kesejahteraan sosial ekonomi keluarganya melalui layanan pengecekan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

Setelah melakukan pengecekan, masyarakat mungkin menemukan angka desil mulai dari 1 sampai 10.

Angka tersebut sering menimbulkan pertanyaan. Apa arti Desil 1? Apakah Desil 4 masih berhak mendapatkan bantuan sosial? Apakah Desil 5 berarti sudah dianggap mampu? Lalu, bagaimana jika seseorang yang merasa ekonominya sulit justru mendapatkan Desil 7 atau lebih tinggi?

Untuk memahami hasil pengecekan tersebut, masyarakat perlu mengetahui terlebih dahulu bahwa desil merupakan sistem pengelompokan keluarga berdasarkan posisi relatif tingkat kesejahteraan sosial ekonominya.

Menurut penjelasan Badan Pusat Statistik (BPS), keluarga diurutkan berdasarkan berbagai karakteristik sosial ekonomi dan dibagi menjadi sepuluh kelompok. Setiap kelompok mencakup sekitar 10 persen keluarga.

Dengan demikian, Desil 1 menunjukkan kelompok dengan tingkat kesejahteraan relatif paling rendah, sedangkan Desil 10 menunjukkan kelompok dengan tingkat kesejahteraan relatif paling tinggi.

1. Arti Desil 1 sampai Desil 10

Berikut cara membaca angka desil yang muncul dalam hasil pengecekan DTSEN.

Angka DesilArti Hasil Pengecekan
Desil 1Termasuk 10% keluarga dengan tingkat kesejahteraan relatif paling rendah
Desil 2Termasuk kelompok 10% berikutnya
Desil 3Termasuk kelompok 10% berikutnya
Desil 4Termasuk kelompok 10% berikutnya
Desil 5Termasuk kelompok 10% berikutnya atau sekitar posisi tengah
Desil 6Termasuk kelompok 10% berikutnya
Desil 7Termasuk kelompok 10% berikutnya
Desil 8Termasuk kelompok 10% berikutnya
Desil 9Termasuk kelompok 10% berikutnya
Desil 10Termasuk 10% keluarga dengan tingkat kesejahteraan relatif paling tinggi

Contoh sederhana:

  • Keluarga dengan Desil 1 berada pada kelompok kesejahteraan relatif terbawah.
  • Keluarga dengan Desil 4 masih termasuk dalam 40% kelompok kesejahteraan terbawah.
  • Keluarga dengan Desil 5 berada di sekitar posisi tengah pemeringkatan.
  • Keluarga dengan Desil 10 berada pada kelompok kesejahteraan relatif tertinggi.

Perlu diperhatikan bahwa desil bukan kategori penghasilan tertentu. Dua keluarga dengan desil yang sama belum tentu memiliki penghasilan, pengeluaran, aset, atau kondisi kehidupan yang sama.

2. Apakah Desil 1 Berarti Miskin dan Desil 10 Berarti Kaya?

Tidak sesederhana itu.

Desil merupakan pemeringkatan relatif, bukan penetapan status kaya atau miskin secara langsung.

BPS menjelaskan bahwa angka desil tidak dapat digunakan sebagai ukuran tunggal untuk menentukan kondisi ekonomi seseorang.

Misalnya, seseorang memiliki penghasilan tetap tetapi harus menanggung banyak anggota keluarga. Sementara itu, keluarga lain memiliki penghasilan yang sama dengan jumlah anggota keluarga lebih sedikit.

Kondisi sosial ekonomi kedua keluarga tersebut tentu dapat berbeda.

Penentuan desil mempertimbangkan berbagai karakteristik secara bersama-sama, bukan hanya pendapatan bulanan.

Karena itu, jangan langsung menyimpulkan seseorang kaya hanya karena mendapatkan Desil 8 atau Desil 9.

Begitu pula sebaliknya, Desil 1 sampai 4 tidak otomatis berarti seluruh anggota keluarga memenuhi persyaratan untuk menerima semua jenis bantuan sosial.

3. Bagaimana Desil Berhubungan dengan Bantuan Sosial?

Salah satu alasan masyarakat ingin mengetahui desil adalah untuk memahami peluang mendapatkan bantuan sosial pemerintah.

Berdasarkan keterangan pada layanan resmi Cek Bansos Kemensos, pengelompokan desil digunakan sebagai salah satu dasar penentuan sasaran program.

Berikut gambaran penggunaannya:

Kelompok DesilKeterangan Program
Desil 1–4Dapat diusulkan sebagai penerima PKH dan Program Sembako
Desil 5Dapat diusulkan sebagai peserta PBI-JK
Desil 6–10Tidak termasuk kelompok prioritas berdasarkan pengelompokan tersebut

Apakah Desil 1–4 pasti mendapatkan PKH atau Program Sembako?

Tidak.

Masuk Desil 1 sampai 4 bukan berarti otomatis menjadi penerima bantuan sosial.

Penetapan penerima tetap mempertimbangkan persyaratan masing-masing program, hasil verifikasi, komponen keluarga, kuota, serta ketentuan yang berlaku.

Demikian pula, Desil 5 tidak otomatis menjamin seseorang menjadi peserta PBI-JK.

Dengan kata lain, desil merupakan salah satu dasar pemeringkatan untuk membantu pemerintah menentukan prioritas sasaran, bukan kartu kepesertaan bantuan sosial.

4. Cara Melihat dan Membaca Hasil Cek Desil di Website Kemensos

Masyarakat dapat melakukan pengecekan melalui website resmi Kementerian Sosial.

Alamat website:

https://cekbansos.kemensos.go.id

Berikut langkah-langkahnya:

  1. Buka website Cek Bansos Kemensos.
  2. Masukkan NIK sebanyak 16 digit sesuai KTP.
  3. Masukkan kode verifikasi atau CAPTCHA yang muncul.
  4. Klik tombol CARI DATA.
  5. Tunggu sampai sistem menampilkan hasil pencarian.

Setelah hasil muncul, perhatikan informasi yang ditampilkan.

Beberapa informasi yang perlu diperiksa antara lain:

  • Identitas penerima manfaat.
  • Informasi desil keluarga apabila tersedia.
  • Status kepesertaan atau penerimaan program bantuan sosial.
  • Informasi program bantuan yang tercatat dalam sistem.

Hal yang perlu diperhatikan: Hasil pencarian desil dan status penerima bantuan merupakan informasi yang berbeda. Seseorang bisa memiliki data desil, tetapi belum tentu tercatat sebagai penerima bantuan sosial.

5. Cara Membaca Hasil Cek Desil Melalui Website BPS

Selain melalui Kemensos, masyarakat juga dapat menggunakan layanan DTSEN BPS.

Alamat website:

https://dtsen-form.bps.go.id

Ikuti petunjuk yang tersedia pada halaman tersebut.

Secara umum, proses pengecekan meliputi:

  1. Buka website DTSEN BPS.
  2. Pilih menu yang tersedia untuk pengecekan data.
  3. Masukkan NIK sesuai petunjuk.
  4. Isi kode verifikasi.
  5. Pilih menu pengecekan desil apabila tersedia.
  6. Masukkan informasi tambahan yang diminta sistem, seperti tanggal lahir.
  7. Lanjutkan proses sampai hasil ditampilkan.

Apabila sistem menemukan data keluarga, perhatikan angka desil yang ditampilkan.

Pastikan juga membaca keterangan periode data yang digunakan karena data DTSEN dapat mengalami pemutakhiran.

6. Mengapa Hasil Desil Tidak Sesuai dengan Kondisi Ekonomi Keluarga?

Tidak sedikit masyarakat yang merasa angka desilnya tidak sesuai dengan kehidupan sehari-hari.

Contohnya:

  • Penghasilan keluarga rendah, tetapi memperoleh Desil 7.
  • Rumah sederhana, tetapi hasil pengecekan menunjukkan Desil 8.
  • Memiliki tanggungan anak dan orang tua, tetapi desil tetap tinggi.
  • Sudah kehilangan pekerjaan, tetapi desil belum berubah.
  • Kondisi ekonomi memburuk, tetapi data masih menunjukkan posisi sebelumnya.

Mengapa hal ini bisa terjadi?

Ada beberapa kemungkinan.

Pertama, data sosial ekonomi belum diperbarui.

Informasi pekerjaan, penghasilan, kondisi rumah, dan anggota keluarga mungkin belum mencerminkan keadaan terbaru.

Kedua, penghitungan desil menggunakan banyak indikator.

BPS tidak hanya melihat penghasilan bulanan. Karakteristik perumahan, kepemilikan aset, pendidikan, pekerjaan, kesehatan, dan berbagai informasi lainnya turut dipertimbangkan.

Ketiga, desil merupakan posisi relatif.

Angka desil menggambarkan posisi keluarga dibandingkan keluarga lainnya dalam pemeringkatan kesejahteraan.

Keempat, terdapat perbedaan waktu pemutakhiran data.

Perubahan kondisi ekonomi keluarga tidak selalu langsung terlihat pada hasil pengecekan. Pemutakhiran dan penghitungan kembali dilakukan secara berkala.

7. Apakah Angka Desil Bisa Berubah?

Ya.

Posisi desil dapat berubah mengikuti perubahan kondisi sosial ekonomi keluarga dan perubahan posisi relatifnya dibandingkan keluarga lainnya.

Sebagai contoh:

Sebuah keluarga sebelumnya memiliki Desil 3. Kemudian, kepala keluarga mendapatkan pekerjaan dengan penghasilan lebih baik dan kondisi sosial ekonominya mengalami perubahan.

Setelah proses pemutakhiran dan penghitungan kembali, keluarga tersebut mungkin mendapatkan desil yang berbeda.

Sebaliknya, keluarga yang mengalami penurunan kondisi ekonomi juga dapat mengalami perubahan posisi desil.

Namun, perubahan satu indikator tidak otomatis mengubah desil karena penentuan posisi kesejahteraan mempertimbangkan berbagai karakteristik secara bersamaan.

8. Apa yang Harus Dilakukan Jika Hasil Desil Tidak Sesuai?

Jika hasil pengecekan tidak sesuai dengan keadaan sebenarnya, masyarakat dapat mengajukan pembaruan data.

Berikut beberapa jalur yang dapat digunakan:

A. Melalui aplikasi Cek Bansos

Masyarakat dapat menggunakan fitur usul dan sanggah atau mekanisme pembaruan yang tersedia pada aplikasi resmi Kemensos.

B. Melalui kantor desa atau kelurahan

Datangi kantor desa atau kelurahan dan sampaikan bahwa terdapat informasi sosial ekonomi yang perlu diperbarui.

C. Melalui Dinas Sosial kabupaten/kota

Masyarakat dapat meminta informasi mengenai mekanisme pemutakhiran data DTSEN dan proses tindak lanjut pengajuan.

D. Melalui layanan DTSEN BPS

Gunakan website https://dtsen-form.bps.go.id dan ikuti petunjuk pembaruan data yang tersedia.

Siapkan KTP, Kartu Keluarga, serta dokumen pendukung yang relevan dengan perubahan kondisi keluarga.

Perlu diingat bahwa pengajuan pembaruan tidak menjamin angka desil akan langsung berubah. Data yang disampaikan akan menjadi bagian dari proses verifikasi dan penghitungan kembali.

9. Pertanyaan yang Sering Diajukan tentang Hasil Cek Desil

Apakah Desil 1 merupakan kelompok paling miskin?

Desil 1 merupakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan relatif paling rendah dalam pemeringkatan DTSEN. Namun, desil bukan penetapan status kemiskinan berdasarkan satu ukuran tunggal.

Apakah Desil 4 masih bisa mendapatkan PKH?

Keluarga pada Desil 1–4 dapat diusulkan sebagai penerima PKH. Namun, penetapan tetap mengikuti persyaratan dan ketentuan program.

Apakah Desil 5 masih bisa mendapatkan bantuan pemerintah?

Desil 5 dapat diusulkan sebagai peserta PBI-JK berdasarkan keterangan pada layanan Cek Bansos. Kelayakan tetap mengikuti ketentuan program.

Apakah Desil 6 sampai 10 tidak bisa mendapatkan bantuan apa pun?

Tidak dapat disimpulkan demikian. Setiap program pemerintah memiliki sasaran dan kriteria masing-masing. Desil bukan satu-satunya penentu seluruh bentuk bantuan pemerintah.

Mengapa tetangga saya memiliki Desil 2 sedangkan saya Desil 7, padahal kondisi rumah hampir sama?

Karena penentuan desil tidak hanya didasarkan pada kondisi rumah. Berbagai karakteristik sosial ekonomi keluarga diperhitungkan secara bersamaan.

Apakah desil bisa turun setelah mengajukan pembaruan data?

Bisa, apabila hasil pemutakhiran dan penghitungan kembali menunjukkan posisi kesejahteraan yang berbeda. Namun, perubahan tidak otomatis terjadi hanya karena pengajuan dilakukan.

Apakah desil sama dengan status penerima bansos?

Tidak. Desil menggambarkan posisi kesejahteraan relatif keluarga, sedangkan status penerima bansos menunjukkan apakah keluarga tercatat sebagai penerima program tertentu.

Kesimpulan

Membaca hasil cek desil DTSEN tidak cukup hanya dengan melihat angka 1 sampai 10.

Masyarakat perlu memahami bahwa desil merupakan sistem pemeringkatan kesejahteraan relatif berdasarkan berbagai karakteristik sosial ekonomi keluarga.

Desil 1 menunjukkan kelompok kesejahteraan relatif paling rendah, sedangkan Desil 10 menunjukkan kelompok kesejahteraan relatif paling tinggi.

Desil 1 sampai 4 menjadi kelompok yang dapat diusulkan sebagai penerima PKH dan Program Sembako, sedangkan Desil 5 dapat diusulkan sebagai peserta PBI-JK. Namun, penetapan penerima tetap mengikuti ketentuan masing-masing program.

Apabila hasil pengecekan tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya, masyarakat dapat menggunakan kanal resmi pemerintah untuk mengajukan pembaruan data.

Cek data keluarga Anda melalui layanan resmi:

Pastikan menggunakan informasi resmi dan tidak mudah percaya pada pihak yang menjanjikan perubahan desil dengan imbalan uang.

Scroll to Top