Categories
Travelling

Terobosan Baru: Arus Balik dari Palembang ke Jakarta

Beberapa bulan lagi akan berjumpa dengan bulan Ramadhan nih Sobat Ngidam. Umumnya masyarakat akan mempersiapkan pos keuangan untuk keperluan mudik dan arus balik. Ada kabar terbaru nih bagi Sobat Ngidam yang kampungnya di Palembang. PT. Kereta Api Indonesia (KAI) membuat Terobosan baru untuk arus balik dari Palembang ke Jakarta yaitu dengan Tiket Terusan KA Sriwijaya dari Palembang ke Jakarta.

Penasaran?

Yuk kita simak.

PT. KAI sejak bulan Desember 2018 yang lalu meluncurkan Tiket Terusan KA Sriwijaya dari Palembang ke Jakarta. Tiket Terusan KA Sriwijaya dari Palembang ke Jakarta ini diwujudkan dengan kerjasama transportasi bersama Perum Damri, Sobat Ngidam. Biaya tiketnya pun cukup terjangkau yaitu Rp 380.000 dengan fasilitas kelas Bisnis.

Sobat Ngidam yang kampung halaman atau sanak saudaranya berada di wilayah Palembang dan sekitarnya, bisa naik kereta api dari Stasiun Kertapati. Ingat ya, Kertapati bukan Kertajati. Kalau Kertajati itu Bandar Udara (Bandara) terbaru di Jawa Barat.

Kereta Api Sriwijaya

Kereta Api Sriwijaya
Kereta Api Sriwijaya (sumber gambar: kelanaku.com)

Kereta Api Sriwijaya yang diberangkatkan jam 9 malam ini akan mengantarkan Sobat Ngidam ke tujuan akhir Stasiun Tanjung Karang di Provinsi Lampung. Dengan waktu tempuh sekitar 9 jam, kira-kira sampai di Stasiun Tanjung Karang pada jam 6 pagi. Kereta Api Swirijaya ini bisa dibeli tiketnya menggunakan aplikasi KAI Access, maupun OTA (Online Travel Agent) lainnya seperti Traveloka, Tiket.com, Pegipegi dan beberapa platform e-commerce seperti Tokopedia, BukaLapak dan teman sebangsanya.

Pemesanan tiket terusan KA Sriwijaya dari Palembang ke Jakarta
Pemesanan tiket terusan KA Sriwijaya dari Palembang ke Jakarta

Satu hal penting yang harus diingat Sobat Ngidam, Sobat Ngidam harus memesan tiket dari Stasiun Kertapati ke tujuan akhir Stasiun Gambir. Jadi jangan pesan tiket Kertapati ke Tanjung Karang ya, karena klo seperti itu bukan Tiket Terusan KA Sriwijaya dari Palembang ke Jakarta namanya.

Bus Damri

Sesampainya di Stasiun Tanjung Karang, Sobat Ngidam beristirahat sejenak dan bersantap kuliner pagi. Tapi jangan jauh-jauh dari Stasiun ya, karena 30 menit sebelum jam 8 Sobat Ngidam harus sudah berada di Pool Bus Damri Tanjung Karang yang posisinya di arah barat dari Stasiun Tanjung Karang.

Tidak jauh kok Sobat Ngidam dapat mencapai Pool Damri Tanjung Karang dengan berjalan kaki selama satu menit saja. Perjalanan dilanjutkan Naik Bus Damri dari Tanjung Karang sampai ke pelabuhan Bakauheni, Lampung.

Bus Damri
Bus Damri

Kapal Ferry

Perjalanan kali ini mencakup hampir semua moda transportasi lho Sobat Ngidam. Moda transportasi darat yaitu Kereta Api dan Bus, juga moda transportasi laut yaitu Kapal Ro-Ro (Roll On -Roll Off) atau yang biasa disebut Kapal Ferry (nama Kapal Ferry diambil dari kantor pengelolanya yaitu PT Indonesia Ferry).

kapal ferry

Bus Damri akan masuk ke Kapal Ro-Ro untuk menyeberangi selat Sunda. So pasti pemandangannya sangat bagus, jika beruntung dan suasana langit cerah Sobat Ngidam dapat melihat langsung pemandangan Gunung Anak Krakatau yang sangat terkenal itu.

Gunung Anak Krakatau

Gunung Anak Krakatau

Gunung Anak Krakatau ini termasuk gunung berapi yang masih sangat aktif. Beberapa waktu lalu Sobat Ngidam pasti ingat tentang peristiwa musibah gelombang Tsunami yang melanda pesisir barat pulau Jawa, khususnya jajaran pantai di Banten seperti Anyer dan Tanjung Lesung yang mengakibatkan ratusan orang meninggal dunia.

Kabarnya Tsunami itu memang disebabkan oleh guncangan vulkanik di Gunung Anak Krakatau yang menyebabkan runtuhnya lereng gunung ke laut. Reruntuhan lereng gunung tersebutlah yang memicu gelombang Tsunami. KorbanTsunami umumnya berada di daratan, sementara kapal-kapal penumpang yang berada di laut, biasanya tidak terkena dampak yang serius.

Perjalanan darat menuju Gambir

Skip, skip, skip. Setelah berlabuh di Pelabuhan Merak. Bus Damri yang Sobat Ngidam naiki akan melanjutkan perjalanan melalui Tol Merak ke arah Tomang, Jakarta Barat. Dan mengakhiri perjalanannya di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat. Perjalanan yang cukup mengasyikkan bukan? 15 jam ditempuh dengan Kereta, Bus dan Kapal Laut.

Sobat Ngidam boleh memilih langsung melanjutkan perjalanan ke rumah, ataupun bersantai sejenak di taman Monas (di sebelah Stasiun Gambir) yang sejuk sambil memberi makan rusa.

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page