Categories
Jakarta Layanan Umum Travelling

Angkot Jaklingko yang sudah Beroperasi Juli 2020

Semenjak wabah Corona melanda kota Jakarta, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menghentikan operasi Mikrotrans Jaklingko. Pada hari ini, 1 Juli 2020 angkot Jaklingko kembali mulai beroperasi di seantero Jakarta.

Oya Sobat jangan lupa ya selalu cek saldo kartu JakLingko / BNI TapCash sebelum bepergian. Kalau saldonya menipis, ada baiknya Sobat mengisi ulang saldo (Top Up) terlebih dahulu. Caranya mudah kok, dengan HP juga bisa.

Jangan kaget ya Sobat, tempat duduk di ruang penumpang angkot Mikrotrans Jaklingko ini sudah diberi tanda silang-silang gitu. Arti dari tanda silang adalah tempat duduk tersebut tidak boleh diduduki untuk menjaga Physical Distancing antar penumpang.

Mau tau rute-rute mana saja yang sudah mulai mengaspal?

Ini dia daftar rute yang sudah mulai beroperasi:

Sobat bisa menyentuh tulisan rute di bawah ini untuk mengetahui detail rute Mikrotrans Jaklingko. Semua informasi tentang rute dan pemberhentian dapat Sobat ketahui di sini.

JAK01 Tanjung Priuk – Plumpang

JAK02 Kampung Melayu – Duren Sawit

JAK03 Lebak Bulus – Andara

JAK04 Grogol – Tubagus Angke

JAK05 Semper – Rorotan

JAK06 Kampung Rambutan – Pondok Gede

JAK07 Tanah Abang – Grogol via Tawakal*

JAK08 Roxy – Benhil

JAK09 Roxy Mas – Karet

JAK10 Tanah Abang – Kota

JAK11 Tanah Abang – Kebayoran Lama

JAK12 Tanah Abang – Kebayoran Lama via Pos Pengumben

JAK13 Tanah Abang – Kota Intan via Jembatan Lima

JAK14 Tanah Abang – Meruya

JAK15 Bulak Turi – Tanjung Priok

JAK16 Cililitan – Condet

JAK17 Senen – Pulogadung

JAK18 Kalibata – Kuningan

JAK19 Pinang Ranti – Setu

JAK20 Cawang UKI – Lubang Buaya

JAK21 Cililitan – Dwikora

JAK22 Dwikora – Penas Kalimalang

JAK24 Senen – Pulo Gadung via Kelapa Gading

JAK25 Pasar Rebo – Kalisari

JAK26 Rawamangun – Duren Sawit

JAK27 Pulo Gebang – Rorotan

JAK28 Pasar Rebo – Taman Wiladatika

JAK29 Tanjung Priok – Sukapura*

JAK30 Grogol – Meruya via Roxy*

JAK31 Blok M – Pondok Labu

JAK32 Lebak Bulus – Petukangan

JAK33 Pulo Gadung – Kota

JAK34 Rawamangun – Klender

JAK35 Pangkalan Jati – Rawamangun

JAK36 Cilangkap – Cililitan

JAK37 Cililitan – Condet via Kayu Manis

JAK38 Bulak Ringin – Kampung Rambutan

JAK39 Kalimalang – Duren Sawit

JAK40 Harapan Baru – Pulo Gebang via Rawa Kuning

JAK41 Kampung Melayu – Pulo Gadung

JAK42 Kampung Melayu – Pondok Kelapa

JAK43 Tongtek – Cililitan

JAK44 Andara – Stasiun Universitas Pancasila*

JAK45 Lebak Bulus – Ragunan

JAK46 Pasar Minggu – Jagakarsa

JAK47 Pasar Minggu – Ciganjur via Ragunan

JAK49 Lebak Bulus – Cipulir

JAK50 Kalideres – Puri Kembangan

JAK51 Taman Kota – Budi Luhur

JAK52 Kalideres – Muara Angke

JAK53 Grogol – Pos Pengumben via Slipi

JAK54 Grogol – Benhil

JAK56 Grogol – Srengseng

JAK58 Cilincing – Rorotan

JAK59 Rawasengon – Rawamangun

JAK60 – Kelapa Gading – Rusun Kemayoran

JAK61 – Cempaka Putih – Pulo Gadung via Kelapa Gading

JAK64 Lenteng Agung – Aseli

JAK71 Kampung Rambutan – Pinang Ranti

JAK72 Kampung Rambutan – Pasar Rebo via Poncol*

JAK73 Jambore Cibubur – Pasar Rebo

JAK74 Terminal Rawamangun – Cipinang Muara

JAK75 Cililitan – Kampung Pulo via Halim

JAK77 Tanjung Priok – Jembatan Item

JAK80 Rawa Buaya – Rawa Kompeni

JAK84 Terminal Kampung Melayu – Kapin Raya

JAK85 Bintara – Cipinang Indah

JAK112 Terminal Tanah Merah – Pulo Gadung

JAK117 Tanjung Priok – Tanah Merdeka

Daftar rute-rute ini akan bertambah atau berkurang sesuai kondisi wabah Corona di Jakarta.

Tetap Jaga Jarak 1 meter, Pakai Masker dan Cuci Tangan dengan sabun.

Categories
Jakarta Jogja Semarang Sumatera Surabaya Travelling

Kendaraan yang Boleh Lewat Razia PSBB

Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi sedang dilaksanakan Pembatasan Sosial Berskala Besar. Akses keluar dan masuk ke kawasan Jabodetabek mulai tanggal 24 April 2020 sedang dibatasi.

Apa saja kendaraan yang boleh lewat Razia PSBB

  • Ambulans
  • Kendaraan logistik (mobil barang, truk)
    • Makanan
    • Minuman
    • Kebutuhan pokok (Warung , Toko Kelontong, Toko Swalayan)
    • Pertanian dan Peternakan
    • Toko Bangunan
    • Distribusi barang (ekspedisi)
  • Kendaraan penumpang yang mengangkut:
    • Tenaga Medis (Dokter, Perawat dll)
    • Aparat Keamanan (TNI/Polri)
    • Orang sakit yang dirujuk ke Rumah Sakit
  • Kendaraan operasional
    • Apotek
    • Farmasi
    • Rumah Sakit
    • Klinik
    • Produsen Sabun
    • Produsen Disinfektan
    • Energi (Air, Gas, Listrik, Bensin)
    • Komunikasi (Jasa Komunikasi dan Media Komunikasi
    • Keuangan dan Perbankan (termasuk pasar modal)
    • Industri strategis

Jadi selain kendaraan-kendaraan yang disebutkan di atas, semuanya dilarang untuk masuk dan keluar wilayah Jabodetabek.

Nah, tapi pembatasan kendaraan tersebut tidak berlaku di dalam kawasan Jakarta, Bogor, Tangerang dan Bekasi. Sobat bisa bebas berkunjung antar kawasan tersebut, tapi ingat ya sebaiknya Sobat tetap #dirumahaja jika tidak ada keperluan yang sangat penting.

psbb

Yuk sama-sama Lawan Corona. Vietnam terbukti sukses Lawan Corona, karena masyarakatnya sangat disiplin mematuhi aturan PSBB, memakai masker kemanapun mereka pergi, dan menjaga jarak 2 meter dengan orang lain dimanapun mereka berada.

Categories
Layanan Umum

Lokasi Lab untuk Periksa Wabah Corona (covid-19) di Indonesia

Wabah Covid-19 yang makin merebak di negara Indonesia, terutama di wilayah DKI Jakarta membuat semua pihak bersiap siaga. Lokasi Lab untuk Periksa Wabah Corona (covid-19) di Indonesia ini bertujuan agar masyarakat dapat lebih dekat mengaksesnya serta lebih cepat dalam proses pendeteksiannya.

Pemerintah RI melalui Kementerian Kesehatan telah memutuskan tambahan jejaring laboratorium yang dapat memeriksa wabah Corona (Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK. 01.07/Menkes/214/2020).

Lokasi Lab untuk Periksa Wabah Corona (covid-19) di Indonesia

DKI JakartaBalai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit Jakarta
LABKESDA DKI Jakarta
LBM Eijkman
RS UI
RSCM
BantenBalai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit Jakarta
RSUD Tangerang
Jawa BaratBalai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit Jakarta
LABKESDA Jawa Barat
RSUP Hasan Sadikin Bandung
RS Universitas Padjajaran, Bandung
Jawa TengahBalai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit DIY
Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Vektor dan Reservoir Salatiga
RSUP Kariadi Semarang
RS UNDIP Semarang
D.I YogyakartaBalai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit DIY
RSUP Sardjito
RS UGM
Jawa TimurBalai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit Surabaya
RSUD Soetomo
RS UNAIR Surabaya
RS INBRAW Malang
BaliBalai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit Surabaya
RSUP Sanglah
RS Universitas Udayana, Denpasar
Kalimantan BaratBalai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit Jakarta
LABKESDA KALBAR
RS Universitas Tanjungpura, Pontianak
Kalimantan TengahBalai Besar Laboratorium Kesehatan Surabaya
Kalimantan SelatanBalai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit Banjarbaru
Balai Besar Laboratorium Kesehatan Surabaya
Kalimantan TimurBalai Besar Laboratorium Kesehatan Surabaya
Kalimantan UtaraBalai Besar Laboratorium Kesehatan Surabaya
Sulawesi SelatanBalai Besar Laboratorium Kesehatan Makassar
RSUP Wahidin Sudirohusodo Makassar
RS UNHAS Makassar
Sulawesi BaratBalai Besar Laboratorium Kesehatan Makassar
Sulawesi TengahBalai Besar Laboratorium Kesehatan Makassar
Sulawesi TenggaraBalai Besar Laboratorium Kesehatan Makassar
GorontaloBalai Besar Laboratorium Kesehatan Makassar
Sulawesi UtaraBalai Besar Laboratorium Kesehatan Makassar
Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit Manado
RSUP Kandou Manado
AcehBalai Besar Laboratorium Kesehatan Jakarta
BALITBANGKES Aceh
Sumatera UtaraBalai Besar Laboratorium Kesehatan Jakarta
RSUP Adam Malik, Medan
RS USU, Medan
Sumatera SelatanBalai Besar Laboratorium Kesehatan Palembang
RSUP M Husein, Palembang
Sumatera BaratBalai Besar Laboratorium Kesehatan Jakarta
RS Universitas Andalas, Padang
JambiBalai Besar Laboratorium Kesehatan Palembang
RS Raden Mattaher, Jambi
RiauBalai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit Jakarta
RS Arifin Achmad Pekanbaru
Kepulauan RiauBalai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit Jakarta
Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit Batam
Bangka BelitungBalai Besar Laboratorium Kesehatan Palembang
RSUD Depati Hamzah Pangkal Pinang
BengkuluBalai Besar Laboratorium Kesehatan Palembang
LampungBalai Besar Laboratorium Kesehatan Palembang
Nusa Tenggara TimurBalai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit Surabaya
Nusa Tenggara BaratBalai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit Surabaya
RSUD NTB Mataram
Papua BaratBALITBANGKES Papua
PapuaBALITBANGKES Papua
Maluku UtaraBalai Besar Laboratorium Kesehatan Jakarta
MalukuBalai Besar Laboratorium Kesehatan Jakarta

Categories
Layanan Umum

Cara Mencegah Infeksi Corona Virus

Merebaknya Corona Virus di dunia, khususnya benua Asia membuat kita agak khawatir ya Sobat Ngidam. Ada baiknya kita mengetahui cara mencegah infeksi Corona Virus.

Apa saja sih?

Cara Mencegah Infeksi Corona Virus

Untuk pencegahan terhadap penularan Corona Virus yang dapat menular antar manusia termasuk cukup mudah, asalkan Sobat cukup disiplin.

Ini dia caranya:

  • Mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun. Bisa juga mencuci tangan dengan membasuh menggunakan cairan antiseptic (hand rub)
  • Jika Sobat akan bersin, segera tutup hidung dan mulut Sobat dengan menggunakan tissue, sapu tangan, bisa juga dengan menggunakan lengan dalam baju Sobat sendiri
  • Hindari menyentuh mata (kucek mata), hidung atau mulut dengan tangan yang belum dibasuh air mengalir dan sabun, atau cairan antiseptic (hand rub)
  • Hindari kontak langsung (bersalaman, berdekatan) dengan orang yang sedang flu (pilek) dan batuk, apalagi orang tersebut diketahui mempunyai riwayat perjalanan dari negara yang telah terjangkit Corona Virus
  • Pakailah masker medis / masker ojol, pastikan masker menutupi area mulut dan hidung dengan sempurna. Jangan menyentuh masker jika sudah terpasang. Dan saat melepas masker dianjurkan untuk mencuci tangan
  • Jangan meludah di sembarang tempat
  • Memasak daging dan telur sampai matang sempurna
  • Hindari bersentuhan langsung dengan hewan liar dan hewan ternak (harus menggunakan sarung tangan khusus), karena diketahui awal mula penularan Corona Virus adalah dari hewan ke manusia, kemudian menular dari manusia ke manusia

Nah kapan saja kita harus mencuci tangan?

Setelah melakukan aktifitas ini, Sobat sebaiknya segera mencuci tangan dengan air mengalir, sabun atau dengan cairan antiseptik (hand rub) :

  • Setelah batuk
  • Setelah bersin
  • Saat merawat orang sakit (selain mencuci tangan, juga perlu memakai masker medis / masker ojol dan sarung tangan khusus)
  • Sebelum, saat dan setelah menyiapkan makanan
  • Sebelum dan sesudah makan
  • Setelah dari toilet / kamar mandi
  • Setelah memegang/menyentuh fasilitas publik (gagang pintu, pegangan tangga, pegangan tangan di bus/kereta dan lain-lain)
  • Saat tangan kotor
  • Setelah bersalaman dengan orang yang batuk atau flu (pilek)
  • Setelah bersentuhan dengan hewan atau limbah hewan

Di atas itu semua, paling utama kita harus berdoa memohon keselamatan dan kesehatan dalam kegiatan kita sehari-hari.

Gejala Corona Virus (nCoV) pada Manusia

nCoV (Novel Corona Virus) adalah virus baru dari Corona Virus menjadi sebab penyakit Pneumonia berat, virus Corona Virus ini dapat menular antar manusia.

Adapun gejala Corona Virus pada manusia antara lain adalah:

  • Demam atau panas badan lebih tinggi dari biasanya
  • Batuk
  • Lemas
  • Flu (pilek)
  • Sesak Nafas atau kesulitan bernafas

Pertolongan pertama jika Sobat atau keluarga Sobat merasakan gejala tersebut, segeralah pakai masker medis / masker ojol dan pastikan masker tersebut menutup hidung dan mulut dengan sempurna.

Selain itu pakailah sarung tangan dan baju lengan panjang agar tidak langsung bersetuhan dengan benda-benda atau orang lain (dikhawatirkan dapat menulari orang lain).

Cari Bantuan Gratis dari Dinas Kesehatan Setempat

Jika Sobat merasa gejala Corona Virus, segera hubungi Posko KLB (Kejadian Luar Biasa) Dinas Kesehatan DKI Jakarta melalui telepon atau whatsapp ke nomor 081388376955 atau nomor 082213888006.

Dan jika Sobat menghadapi keadaan gawat darurat, segera telepon nomor 112 atau 119 agar dapat langsung ditangani. Atau segera menuju Rumah Sakit Pemerintah terdekat.

Berikut ini adalah Rumah Sakit Pusat Rujukan untuk Coronavirus:

RS Penyakit Infeksi Prof. Dr. Sulianti Saroso

Jalan Sunter Permai Raya, Jakarta Utara

Telpon: 021-6506559

RSPAD Gatot Subroto

Jalan Abdul Rahman Saleh No.24, Jakarta Pusat

Telpon: 021-3441008, 021-3840702

RSUP Persahabatan

Jalan Persahabatan Raya No.1. Jakarta Timur

Telpon: 021-22472222

Peta Sebaran Corona Virus di Dunia

Untuk mengetahui negara-negara yang terdapat penderita Corona Virus, Sobat dapat membuka Peta Sebaran Corona Virus berikut ini:

https://gisanddata.maps.arcgis.com/apps/opsdashboard/index.html#/bda7594740fd40299423467b48e9ecf6

peta sebaran Corona Virus nCoV - ngidam.id

Peta sebaran Corona Virus di atas adalah peta real-time dan selalu terkinikan setiap ada informasi baru terkait Corona Virus dari seluruh negara di dunia.

Kondisi terakhir tanggal 29 Januari 2020:

  • Total positif terinfeksi Corona Virus: 6057 orang
  • Total korban meninggal dunia: 132 orang meninggal
  • Total korban yang sembuh (survivor): 110 orang sembuh

Daerah Sebaran Corona Virus, tanggal 29 Januari 2020:

  • Mainland China:  5.970
  • Thailand:  14
  • Hong Kong:  8
  • Taiwan:  8
  • Japan:  7
  • Macau:  7
  • Malaysia :  7
  • Singapore :  7
  • Australia:  5
  • US:  5
  • France:  4
  • Germany:  4
  • South Korea:  4
  • Canada:  2
  • Vietnam:  2
  • Cambodia:  1
  • Nepal:  1
  • Sri Lanka:  1
Categories
Travelling

Informasi tentang Kelas Kereta Api di Indonesia

PT. Kereta Api Indonesia telah mengkategorikan lima jenis kelas kereta di Indonesia. Berikut ini adalah informasi tentang kelas kereta api di Indonesia:

  • Kelas Sleeper
  • Kelas Eksekutif
  • Kelas Bisnis
  • Kelas Ekonomi Premium
  • Kelas Ekonomi

Baca juga…

Cara bayar tiket KAI Access terbaru pakai LinkAja

LinkAja gagal bayar tiket kereta api

Beli tiket kereta lokal di aplikasi KAI Access

Informasi tentang Kelas Kereta Api di Indonesia

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, ada lima jenis kelas kereta api yang dioperasikan oleh PT. KAI. Disini Ngadmin mau menjelaskan tentang masing-masing kelas kereta tersebut.

Kereta Kelas Sleeper

Kursi penumpang di kereta kelas Sleeper ini sangat mirip dengan kursi penumpang kelas Bisnis di pesawat. Fasilitas yang disediakan juga cukup lengkap, bantal dan selimut ada.

kereta luxury sleeper

Fasilitas AVoD (Audio Video on Demand) pastinya ada di setiap kursi, kabarnya sih bisa nonton video Youtube juga. Mau ngecas HP bisa, disediakan port USB untuk pengisian daya smartphone ataupun powerbank Sobat. Terminal listrik juga bisa dipakai untuk mengisi baterai HP, powerbank, maupun sebagai suplai daya Laptop.

Setiap kursi penumpang punya pemisah partisi, jadi privasi Sobat lumayan dapat lah meskipun kursinya tidak bisa diputar arahnya. Belum lagi posisi kemiringan sandaran kursi yang bisa disetel hingga 145-150 derajat secara otomatis hanya dengan menekan satu tombol saja. Cocok banget kan buat pecinta rebahan kayak kamu.. iya kamuuu…

Ada dua tipe kereta yang disediakan Luxury 1 (18 kursi per kereta) dan Luxury 2 (26 kursi per kereta). Kebayangkan legaaa bangett.

Rangkaian kereta yang punya kelas Sleeper ini antara lain:

  • Argo Bromo Anggrek (belum dioperasikan terkait wabah Covid19)
  • Argo Dwipangga (belum dioperasikan terkait wabah Covid19)
  • Argo Lawu (belum dioperasikan terkait wabah Covid19)
  • Argo Muria (belum dioperasikan terkait wabah Covid19)
  • Argo Cheribon (belum dioperasikan terkait wabah Covid19)
  • Argo Parahyangan (belum dioperasikan terkait wabah Covid19)
  • Taksaka (belum dioperasikan terkait wabah Covid19)
  • Gajayana (belum dioperasikan terkait wabah Covid19)
  • Sembrani (belum dioperasikan terkait wabah Covid19)
  • Bangunkarta (belum dioperasikan terkait wabah Covid19)

Kereta Kelas Eksekutif

Kursi penumpang di kelas Eksekutif bisa direbahkan, namun tidak sampai seperti posisi tiduran. Di kelas Eksekutif ini, penumpang dipinjamkan bantal dan selimut.

kereta eksekutif

Satu kereta (gerbong) di kelas Eksekutif hanya berisi 50 penumpang. Jadi ruang penumpang lebih kecil dari kelas Luxury/Sleeper, kaki masih bisa selonjor sih. Ada sandaran tangan juga untuk menandai batas wilayah kita dengan penumpang sebelah. hehe.

Terminal listrik bisa digunakan untuk mengecas HP, powerbank maupun untuk memakai Laptop. Di beberapa kereta kelas Eksekutif tersedia meja makan lipat di masing-masing kursi, bisa dipakai untuk alas Laptop.

Kursinya juga lumayan unik, karena bisa diputar arahnya menghadap ke belakang. Hingga bisa berhadap-hadapan dengan baris penumpang dibelakang kita. Tapi ingat ya Sobat, putar arahnya harus satu baris, misal kursi AB atau kursi CD, pastikan kedua penumpang bersedia pindah arah. Biasanya fasilitas ini dipakai untuk keluarga atau rombongan.

kereta eksekutif bisa berhadapan
Kursinya bisa dirubah menjadi berhadapan

Rangkaian kereta yang punya kelas Eksekutif ini antara lain:

  • Argo Bromo Anggrek (belum dioperasikan terkait wabah Covid19)
  • Argo Lawu (belum dioperasikan terkait wabah Covid19)
  • Argo Wilis (belum dioperasikan terkait wabah Covid19)
  • Gajayana (belum dioperasikan terkait wabah Covid19)
  • Sembrani (belum dioperasikan terkait wabah Covid19)
  • Gaya Baru Malam Selatan (belum dioperasikan terkait wabah Covid19)
  • Singosari (belum dioperasikan terkait wabah Covid19)
  • Brantas (belum dioperasikan terkait wabah Covid19)
  • Taksaka (belum dioperasikan terkait wabah Covid19)
  • Senja Utama Yogya (belum dioperasikan terkait wabah Covid19)
  • Senja Utama Solo (belum dioperasikan terkait wabah Covid19)
  • Mataram (belum dioperasikan terkait wabah Covid19)
  • Bogowonto (belum dioperasikan terkait wabah Covid19)
  • Gajahwong (belum dioperasikan terkait wabah Covid19)
  • Malabar (belum dioperasikan terkait wabah Covid19)
  • Anjasmoro (belum dioperasikan terkait wabah Covid19)
  • Mutiara Selatan (belum dioperasikan terkait wabah Covid19)
  • Turangga: Gambir, Cimahi, Bandung, Cipeundeuy, Tasikmalaya, Banjar, Kroya, Kutoarjo, Yogyakarta, Solobalapan, Madiun, Nganjuk, Kertosono, Jombang, Mojokerto, Surabaya Gubeng. Untuk arah balik, kereta ini juga berhenti di Jatinegara. Kereta ini beroperasi tanggal 3, 4, 5, 10, 11,12, 17,18, 19, 24, 25, 26, 30 dan 31 Juli 2020.
  • Bima (belum dioperasikan terkait wabah Covid19)
  • Wijayakusuma (belum dioperasikan terkait wabah Covid19)
  • Argo Cheribon (belum dioperasikan terkait wabah Covid19)
  • Argo Muria (belum dioperasikan terkait wabah Covid19)
  • Bangunkarta (belum dioperasikan terkait wabah Covid19)
  • Argo Sindoro (belum dioperasikan terkait wabah Covid19)
  • Purwojaya (belum dioperasikan terkait wabah Covid19)
  • Argo Parahyangan (belum dioperasikan terkait wabah Covid19)
  • Pangandaran (belum dioperasikan terkait wabah Covid19)
  • Jayabaya (belum dioperasikan terkait wabah Covid19)
  • Sancaka (belum dioperasikan terkait wabah Covid19)
  • Ranggajati: Cirebon, Ciledug, Ketanggungan, Bumiayu, Purwokerto, Kroya, Sumpiuh, Gombong, Kebumen, Kutowinangun, Kutoarjo, Yogyakarta, Klaten, Solo Balapan, Sragen, Madiun, Nganjuk, Kertosono, Jombang, Mojokerto, Wonokromo, Surabaya Gubeng, Sidoarjo, Bangil, Pasuruan, Probolinggo, Klakah, Tanggul, Rambipuji, Jember dan sebaliknya. Kereta ini sudah beroperasi sejak tanggal 12 Juni 2020.
  • Joglosemarkerto (belum dioperasikan terkait wabah Covid19)
  • Sawunggalih (belum dioperasikan terkait wabah Covid19)
  • Harina (belum dioperasikan terkait wabah Covid19)
  • Malioboro Ekspres (belum dioperasikan terkait wabah Covid19)
  • Blora Jaya: rute Semarang Poncol – Cepu
  • Ciremai (belum dioperasikan terkait wabah Covid19)
  • Pangrango (belum dioperasikan terkait wabah Covid19)
  • Kamandaka: Semarang Tawang, Semarang Poncol, Weleri, Pekalongan, Pemalang, Tegal, Slawi, Prupuk, Bumiayu, Purwokerto dan sebaliknya. Kereta ini sudah beroperasi sejak tanggal 19 Juni 2020.
  • Dharmawangsa (belum dioperasikan terkait wabah Covid19)
  • Sribilah: Medan, Banjar Khalipah, Araskabu, Lubuk Pakam, Rampah, Tebing Tinggi, Perlanaan, Lima Puluh, Kisaran, Puluraja, Aekloba, Membang Muda, Pamingke, Padanghalaban, Marbau, Rantau Prapat dan sebaliknya. Kereta ini sudah beroperasi sejak tanggal 17 Juni 2020.
  • Tanjung Balai Ekspres (belum dioperasikan terkait wabah Covid19)
  • Sindang Marga (belum dioperasikan terkait wabah Covid19)
  • Prabujaya (belum dioperasikan terkait wabah Covid19)

Kereta Kelas Bisnis

Kursi penumpang di kelas Bisnis tidak bisa direbahkan, namun posisinya sudah lumayan nyaman karena jauh lebih empuk dan tidak tegak lurus 90 derajat seperti di kelas Ekonomi. Di kelas Bisnis ini, penumpang bisa menyewa bantal ataupun selimut.

kereta bisnis

Satu kereta (gerbong) di kelas Bisnis berisi 64 penumpang. Ruang penumpang lebih kecil dari kelas Eksekutif, dan tidak ada pembatas dengan penumpang di sebelah kita karena satu kursinya (kursi panjang) berkapasitas 2 penumpang. Total ada 32 kursi.

Terminal listrik bisa digunakan untuk mengecas HP, powerbank maupun untuk memakai Laptop.

Seperti kelas Eksekutif, kursinya juga lumayan unik, karena bisa diputar arahnya menghadap ke belakang. Hingga bisa berhadap-hadapan dengan baris penumpang dibelakang kita. Tapi ingat ya Sobat, putar arahnya harus satu baris, misal kursi AB atau kursi CD, pastikan kedua penumpang bersedia pindah arah. Biasanya fasilitas ini dipakai untuk keluarga atau rombongan.

kereta bisnis berhadapan

Rangkaian kereta yang punya kelas Bisnis ini antara lain:

  • Mataram(belum dioperasikan terkait wabah Covid19)
  • Malabar (belum dioperasikan terkait wabah Covid19)
  • Ranggajati: Cirebon, Ciledug, Ketanggungan, Bumiayu, Purwokerto, Kroya, Sumpiuh, Gombong, Kebumen, Kutowinangun, Kutoarjo, Yogyakarta, Klaten, Solo Balapan, Sragen, Madiun, Nganjuk, Kertosono, Jombang, Mojokerto, Wonokromo, Surabaya Gubeng, Sidoarjo, Bangil, Pasuruan, Probolinggo, Klakah, Tanggul, Rambipuji, Jember dan sebaliknya. Kereta ini sudah beroperasi sejak tanggal 12 Juni 2020.
  • Ciremai (belum dioperasikan terkait wabah Covid19)
  • Logawa (belum dioperasikan terkait wabah Covid19)
  • Sribilah: Medan, Banjar Khalipah, Araskabu, Lubuk Pakam, Rampah, Tebing Tinggi, Perlanaan, Lima Puluh, Kisaran, Puluraja, Aekloba, Membang Muda, Pamingke, Padanghalaban, Marbau, Rantau Prapat dan sebaliknya. Kereta ini sudah beroperasi sejak tanggal 17 Juni 2020.
  • Dolok Martimbang (belum dioperasikan terkait wabah Covid19)
  • Tanjung Balai Ekspres (belum dioperasikan terkait wabah Covid19)
  • Sindang Marga (belum dioperasikan terkait wabah Covid19)
  • Prabujaya (belum dioperasikan terkait wabah Covid19)

Baca juga…

Cara naik KRL Commuter Line pakai LinkAja

Transportasi umum di Singapura

Semarang ke Jogja cuma 18 ribu

Kereta Kelas Ekonomi Premium

Kursi penumpang di kelas Ekonomi Premium empuk dan bisa direbahkan, namun tidak serebah seperti kursi di kelas Eksekutif. Di kelas Ekonomi Premium ini, penumpang bisa menyewa bantal ataupun selimut.

kereta ekonomi premium

Satu kereta (gerbong) di kelas Ekonomi Premium berisi 80 penumpang. Ruang penumpang lebih kecil dari kelas Eksekutif dan Bisnis. Tapi asyiknya ada pembatas (sandaran tangan) dengan penumpang di sebelah kita.

Yang unik posisi arah menghadap penumpang terbagi dua. Setengah kursi kereta menghadap ke belakang, setengah kursi kereta menghadap ke depan. Di tengah-tengah kereta (gerbong), bertemulah dua insan. Eh salah, bertemulah kedua arah tersebut. Jadi hanya kursi yang berada di tengah kereta yang bisa duduk berhadapan.

Terminal listrik bisa digunakan untuk mengecas HP, powerbank maupun untuk memakai Laptop. Masing-masing penumpang mendapat satu terminal listrik.

Rangkaian kereta yang punya kelas Ekonomi Premium ini antara lain:

  • Senja Utama Yogya (belum dioperasikan terkait wabah Covid19)
  • Senja Utama Solo (belum dioperasikan terkait wabah Covid19)
  • Fajar Utama Yogya (belum dioperasikan terkait wabah Covid19)
  • Fajar Utama Solo (belum dioperasikan terkait wabah Covid19)
  • Mutiara Selatan (belum dioperasikan terkait wabah Covid19)
  • Wijayakusuma (belum dioperasikan terkait wabah Covid19)
  • Argo Cheribon (belum dioperasikan terkait wabah Covid19)
  • Argo Parahyangan (belum dioperasikan terkait wabah Covid19)
  • Pangandaran (belum dioperasikan terkait wabah Covid19)
  • Sancaka (belum dioperasikan terkait wabah Covid19)
  • Sawunggalih (belum dioperasikan terkait wabah Covid19)
  • Tawang Jaya (belum dioperasikan terkait wabah Covid19)
  • Kutojaya Utara (belum dioperasikan terkait wabah Covid19)
  • Kertajaya: Pasar Senen, Haurgeulis, Jatibarang, Cirebon Prujakan, Brebes, Tegal, Pekalongan, Weleri, Semarang Poncol, Ngrombo, Randublatung, Cepu, Bojonegoro, Babat, Lamongan, Surabaya Pasarturi. Kereta ini beroperasi tanggal 3, 4, 5, 10, 11,12, 17,18, 19, 24, 25, 26, 30 dan 31 Juli 2020.
  • Harina (belum dioperasikan terkait wabah Covid19)
  • Menoreh (belum dioperasikan terkait wabah Covid19)
  • Ambarawa Ekspres (belum dioperasikan terkait wabah Covid19)
  • Jaka Tingkir (belum dioperasikan terkait wabah Covid19)
  • Kaligung : Semarang Poncol, Brebes, Tegal, Cirebon Prujakan. Sudah beroperasi mulai 19 Juni 2020.
  • Blora Jaya (belum dioperasikan terkait wabah Covid19)
  • Sribilah: Medan, Banjar Khalipah, Araskabu, Lubuk Pakam, Rampah, Tebing Tinggi, Perlanaan, Lima Puluh, Kisaran, Puluraja, Aekloba, Membang Muda, Pamingke, Padanghalaban, Marbau, Rantau Prapat dan sebaliknya. Kereta ini sudah beroperasi sejak tanggal 17 Juni 2020.
  • Kuala Stabas (belum dioperasikan terkait wabah Covid19)

Kereta Kelas Ekonomi

Kereta dengan kelas Ekonomi ini mempunyai daya angkut penumpang yang sangat banyak. Satu kereta (gerbong) berkapasitas 106 penumpang. Sandaran kursi hanpir tegak 90 derajat. Dan setiap penumpang pasti duduk berhadapan dengan penumpang lainnya.

kereta ekonomi

Terminal listrik untuk mengecas HP, powerbank ataupun memakai Laptop tetap tersedia namun jumlahnya terbatas, dua terminal listrik untuk empat penumpang. Penumpang juga bisa menyewa bantal maupun selimut, tapi biasanya kereta kelas ekonomi ini tidak terlalu dingin selain karena penumpangnya banyak juga ACnya menggunakan AC Split seperti di rumah-rumah.

Rangkaian kereta yang punya kelas Ekonomi ini antara lain:

  • Gaya Baru Malam Selatan (belum dioperasikan terkait wabah Covid19)
  • Anjasmoro (belum dioperasikan terkait wabah Covid19)
  • Bogowonto (belum dioperasikan terkait wabah Covid19)
  • Gajahwong (belum dioperasikan terkait wabah Covid19)
  • Malabar (belum dioperasikan terkait wabah Covid19)
  • Jayabaya (belum dioperasikan terkait wabah Covid19)
  • Majapahit (belum dioperasikan terkait wabah Covid19)
  • Matarmaja (belum dioperasikan terkait wabah Covid19)
  • Joglosemarkerto (belum dioperasikan terkait wabah Covid19)
  • Malioboro Ekspres (belum dioperasikan terkait wabah Covid19)
  • Pangrango (belum dioperasikan terkait wabah Covid19)
  • Kamandaka (belum dioperasikan terkait wabah Covid19)
  • Dharmawangsa (belum dioperasikan terkait wabah Covid19)
  • Logawa (belum dioperasikan terkait wabah Covid19)
  • Sri Tanjung: Ketapang, Banyuwangi Kota, Rogojampi, Temuguruh, Kalisetail, Sumberwadung, Glenmore, Kalibaru, Kalisat, Jember, Rambipuji, Tanggul, Probolinggo, Pasuruan, Bangil, Sidoarjo, Wonokromo, Surabaya Gubeng, Wonokromo, Mojokerto, Jombang, Kertosono, Nganjuk, Caruban, Madiun, Magetan, Ngawi, Walikukun, Sragen, Purwosari, Klaten, Lempuyangan dan sebaliknya. Kereta ini sudah beroperasi sejak tanggal 12 Juni 2020.
  • Tawang Jaya (belum dioperasikan terkait wabah Covid19)
  • Bengawan: Pasar Senen, Cirebon Prujakan, Purwokerto, Ijo, Gombong, Sruweng, Kutoarjo, Yogyakarta Wates, Yogyakarta Lempuyangan, Klaten, Solo Purwosari . Dari arah Jawa Tengah, kereta ini berhenti juga di statiun Bekasi dan Jatinegara. Sudah beroperasi sejak 14 Juni 2020.
  • Progo (belum dioperasikan terkait wabah Covid19)
  • Serayu: Pasar Senen, Bekasi, Karawang, Cikampek, Purwakarta, Plered, Cimahi, Kiaracondong, Cibatu, Cipeundeuy, Rajapolah, Tasikmalaya, Ciamis, Banjar, Cipari, Sidareja, Gandrungmangun, Maos, Kroya dan Purwokerto. Arah sebaliknya dari Purwokerto, Kroya, Maos, Gandrungmangun, Sidareja, Banjar, Ciamis, Manonjaya, Tasikmalaya, Ciawi, Cipeundeuy, Bumiwaluya, Cibatu, Kiaracondong, Cimahi, Plered, Purwakarta, Jatinegara, Pasar Senen. Kereta ini sudah beroperasi sejak 12 Juni 2020.
  • Kutojaya Selatan (belum dioperasikan terkait wabah Covid19)
  • Tegal Ekspres: Pasar Senen, Cikampek, Pegadenbaru, Haurgeulis, Jatibarang, Arjawinangun, Cirebon Prujakan, Babakan, Losari, Tanjung, Brebes, Tegal. Untuk arah ke Pasar Senen, kereta ini juga berhenti di stasiun Jatinegara. Sudah beroperasi sejak tanggal 14 Juni 2020.
  • Pasundan (belum dioperasikan terkait wabah Covid19)
  • Kahuripan: Kiaracondong, Cipeundeuy, Cirahayu, Tasikmalaya, Ciamis, Banjar, Gandrungmangun, Maos, Kroya, Gombong, Kutoarjo, Wates, Lempuyangan, Klaten, Purwosari, Sragen, Walikukun, Ngawi, Magetan, Madiun, Caruban, Nganjuk, Kertosono, Kediri, Tulungagung, Blitar dan sebaliknya. Kereta ini sudah beroperasi sejak tanggal 12 Juni 2020.
  • Putri Deli: Medan, Bandar Khalifah, Batang Kuis, Araskabu, Lubuk Pakam, Tebing Tinggi, Bandar Tinggi, Perlanan, Limapuluh, Sei Bejangkar, Kisaran, Tanjung Balai dan sebaliknya. Kereta ini sudah beroperasi sejak tanggal 17 Juni 2020.
  • Siantar Ekspres (belum dioperasikan terkait wabah Covid19)
  • Serelo (belum dioperasikan terkait wabah Covid19)
  • Rajabasa (belum dioperasikan terkait wabah Covid19)
  • Probowangi: Ketapang, Banyuwangi Kota, Rogojampi, Temuguruh, Kalisetail, Sumberwadung, Glenmore, Kalibaru, Kalisat, Jember, Rambipuji, Tanggul, Klakah, Ranuyoso, Leces, Probolinggo, Pasuruan, Bangil, Sidoarjo, Waru, Wonokromo, Surabaya Gubeng. Arah balik dari Surabaya Gubeng, Wonokromo, Waru, Sidoarjo, Bangil, Pasuruan, Probolinggo, Leces, Klakah, Tanggul, Rambipuji, Jember, Arjasa, Kalisat, Glenmore, Sumberwadung, Kalisetail, Temuguruh, Rogojampi, Banyuwangi Kota, Ketapang. Kereta ini sudah beroperasi sejak tanggal 12 Juni 2020.
  • Tawangalun: Malang Kotalama, Malang, Lawang, Bangil, Pasuruan, Probolinggo, Klakah, Jatiroto, Tanggul, Rambipuji, Jember, Kalisat, Kalibaru, Glenmore, Sumberwadung, Kalisetail, Temuguruh, Rogojampi, Banyuwangi Kota, Ketapang. Arah balik dari Ketapang, Banyuwangi Kota, Rogojampi, Temuguruh, Kalisetail, Sumberwadung, Glenmore, Kalibaru, Kalisat, Jember, Rambipuji, Bangsalsari, Tanggul, Jatiroto, Klakah, Probolinggo, Rejoso, Pasuruan, Bangil, Lawang, Malang, Malang Kotalama. Kereta ini sudah beroperasi sejak tanggal 12 Juni 2020.
  • Maharani: Semarang Poncol, Semarang Tawang, Ngrombo, Kradenan, Randublatung, Cepu, Bojonegoro, Babat, Lamongan, Surabaya Pasar Turi dan sebaliknya. Kereta ini sudah beroperasi sejak tanggal 12 Juni 2020.

Ketentuan Pembelian Tiket Selama Wabah

  • Pemesanan tiket dapat dilayani H-7 sebelum hari keberangkatan
  • Pemesanan tiket hanya dilayani secara online melalui aplikasi KAI Access dan channel Online lainnya
  • Penjualan tiket di stasiun hanya untuk penjualan tiket 3 jam sebelum waktu keberangkatan kereta api.
  • Menunjukkan surat keterangan hasil Rapid Test non-Reaktif (berlaku 3 hari) atau hasil PCR Test Negatif (berlaku 7 hari), atau jika daerah setempat tidak ada fasilitas uji Rapid Test atau PCR Test dapat diganti dengan Surat Keterangan Bebas Gejala seperti Influenza dari Rumah Sakit atau Puskesmas setempat.
  • Penumpang dari Jakarta dan tujuan ke Jakarta harus punya SIKM Jakarta
  • Saat waktu keberangkatan, penumpang tidak bergejala flu, pilek, batuk atau demam
  • Penumpang wajib memakai masker dan face shield selama di stasiun sampai ke tujuan
  • Suhu badan penumpang tidak lebih dari 37,3 derajat celcius
  • Memakai jaket / pakaian lengan panjang
  • Penumpang anak-anak dan balita wajib membawa Face Shield sendiri
  • Jika saat boarding, terdapat penumpang yang melanggar ketentuan, maka penumpang tersebut tidak bisa ikut berangkat dan biaya akan dikembalikan penuh
  • Kapasitas angkut kereta 70% dari kapasitas maksimal
  • Penumpang diharap datang 30 menit lebih awal untuk pemeriksaan persyaratan surat-surat saat proses boarding

Demikianlah informasi tentang kelas kereta api di Indonesia. Semoga bermanfaat untuk Sobat.

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page